Tanah: Pilih tanah lempung berpasir atau lempung yang gembur, berdrainase baik, dan bebas batu dengan pH 6,0–6,8. Pengolahan tanah dalam dan pembersihan kotoran membantu menghasilkan akar yang lurus.
Waktu Penaburan: Tabur langsung segera setelah tanah dapat diolah pada musim semi hingga akhir musim panas. Untuk wortel baby, menabur di lingkungan terlindung (cold frame/tunnel) memungkinkan panen awal musim semi.
Metode Penaburan: Tabur benih sekitar ¼ inci (0,6 cm) dalamnya, dengan jarak baris 20–30 cm. Jaga tanah tetap lembap hingga muncul tunas, yang memakan waktu 7–14 hari.
Penjarangan: Jarangkan bibit hingga sekitar 5 cm. Wortel baby dapat ditabur lebih rapat, tetapi kepadatan berlebih menghasilkan akar yang lebih kecil.
Air & Pupuk: Wortel memiliki kebutuhan pupuk yang rendah. Hindari nitrogen berlebih, yang menyebabkan pertumbuhan daun berlebihan dan akar bercabang. Jaga tanah tetap lembap secara merata, terutama selama fase pembesaran akar.
Panen: Sebagai wortel baby, siap dalam sekitar 50–70 hari saat akar mencapai 6–10 cm. Dapat dibiarkan lebih lama untuk ukuran lebih besar.